Sunday, January 9, 2011

Nanti

Nanti, nantikanlah

Pohon gundul berbaris
di atas tanah yang haus
Rumput kering kemuning terhampar luas
menyelimuti padang sunyi

Gemetar tampak hawa panas
Menghilangkan semua air di hutan
Menguning hutanku

Ah, pohon, rumput, akarmu jangan turut mengering
Janganlah mati kaku di tanah sedang koma
Nanti, nantikanlah
dengan sabar dan tabah
Hingga hujan turun membasahi bumi

-atika akbari- palembang, 23 April 2003.

Labels:

1 Comments:

At February 11, 2011 at 10:35 PM , Blogger atikadokterkirei said...

This is the poem that i made when i face final examination in junior high school, 9 year ago :)

 

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home