Monday, July 19, 2010

That's My Day!

Assalamu'alaikum..

Hari ini adalah hari pertamaku di minggu ke-7 stase ke-9 bedah.
Aku berada di stase digestif (pencernaan).
Dimulai seperti biasa, follow up pagi, yang membuatku shocked karena ada 9 pasien! Maklum di stase sebelumnya aku hanya pegang 2 pasien, jadi jelas ketimpangannya..hehe..
Tapi seneng, bisa berinteraksi lebih banyak lagi dengan pasien, pasienku merata berdasarkan umur, ada anak-anak, ada remaja, dan ada dewasa tua. mendengar cerita mereka semoga dapat mengurangi sedikit beban mereka. dan aku pun mengenalkan diri bahwa aku adalah dokter muda di situ, dan aku akan memeriksa bapak/ibu/adik setiap pagi selama seminggu ini.

Selesai follow up pukul 07.OO teng, langsung cabut ke COT, karena pukul 07.00 ada diskusi pagi..pagi itu diskusi mengenai seorang anak yang datang dengan benjolan di biji kem**luan secara tiba-tiba, diskusi dipimpin seorang chief, tak lama konsulen datang dan mengarahkan kami. pertama dibikin diagnosis banding, kemudian anamnesis dan pemeriksaan fisik untuk mendapatkan diagnosis kerja. akhirnya didapatkan diagnosis Torsio Testis .. tatatataa.. setelah kami ditanya satu persatu, hehe..

Torsio testis adalah terpeluntirnya funikulus spermatikus yang berakibat terjadinya gangguan aliran darah pada testis.Keadaan ini diderita oleh 1 diantara 4000 pria yang berumur kurang dari 25 tahun, dan paling banyak diderita oleh anak pada masa pubertas (12-20 tahun).
Beberapa keadaan yang menyebabkan penyakit itu, antara lain adalah perubahan suhu yang mendadak (seperti pada saat berenang), ketakutan, latihan yang berlebihan, batuk, celana yang terlalu ketat, defekasi, atau trauma yang mengenai skrotum. Terpluntirnya funikulus spermatikus menyebabkan terhambatnya aliran darah testis sehingga testis mengalami hipoksia (kekurangan oksigen), edema testis (bengkak), dan iskemia. Pada akhirnya testis akan mengalami nekrosis (kematian jaringan).
Gejalanya nyeri hebat di daerah skrotum, yang sifatnya mendadak dan diikuti pembengkakan pada testis.
Jika kalian mengalami ini atau mendapat pasien ini, harus segera dirujuk ke dokter urologi,karena golden period nya hanya 6 jam,lewat dari itu maka testis akan mengalami kematian jaringan. padahal testis itu menghasilkan testosteron,hormon yang sangat berharga bagi para lelaki..getohhh.. bisa juga dilakukan detorsi manual sebelum merujuk ke dokter urologi, dengan memberikan anestesi terlebih dahulu karena segala tindak tanduk yang memanipulasi dapat menimbulakan sakitnya minta ampun..uhhh..
Detorsi manual adalah mengembalikan posisi testis ke asalnya, yaitu dengan jalan memutar testis ke arah berlawanan dengan arah torsio. Karena arah torsio biasanya ke medial maka dianjurkan untuk memutar testis ke arah lateral dahulu, kemudian jika tidak terjadi perubahan, dicoba detorsi ke arah medial. Hilangnya nyeri setelah detorsi menandakan bahwa detorsi telah berhasil. Jika detorsi berhasil operasi harus tetap dilaksanakan.


yak,,begitulah diskusi pagi itu berlangsung..kata konsulen saya "kamu itu kalo datang ke sini jangan gak dapat apa-apa, paling gak ada gitu yang dibawa".. "orang tua kamu itu sudah susah nyekolahin kalian, jangan disia-siakan"

selesai diskusi pagi, sy memutuskan untuk menemui dokter pembimbing laporan kasus saya. saya mau minta pengesahan untuk laporan kasus urologi yang telah saya persentasikan 1 Juli lalu..yak, perjuangan menunggu pun dimulai,,sesekali saya ngobrol dengan mbak sekretasis, nanya2in tentang syarat ujian. Syarat ujian itu harus mengumpulkan berbagi macam absensi (ribet dah, pokoknya banyak), buku log "ijo", case yang telah ditandatangani (pengesahan), dan 10 lembar laporan operasi. alhamdulillah sebagian besar udah saya penuhi, tinggal minta tanda tangan case sy ini..setelah menunggu sejam,alhamdulillah dokter yang baik itu keluar, dan case sy pun dinyatakan sah..tok..tok..tok..

sy sgera meluncur ke OK (operating kamr).. rencananya ada 4 operasi hari ini, dan dilakukan di 2 OK. pertama,saya ke OK 20.05 melihat operasi hernirapphy yang dilakukan residen..oh jadi gitu operasinya, ternyata kenyataan tak semudah teori ya..hehe..
selanjutnya saya ke OK yang satunya, melihat operasi laparotomi pengangkatan tumor intraabdomen..tumornya besar sekali kira2 9x9x8 cm kubik..tumor melekat di jejunum,sehingga sebagian jejunum harus sedikit dibuang. operasi dilakukan oleh sang konsulen dan 2 residen. pertengahan operasi,konsulen memanggil koas, memberi nasihat kepada kami bertiga..dan,beliau menunjuk saya untuk ikut operasi..wauw,sejak kapan koas ikut operasi digestif,hee, mimpi apa saya semalam..hihihi.. di operasi itu saya diberi kesempatan untuk memegang usus, omentum, dan hati untuk pertama kalinya dalam hidup saya...^_^ makasih pak, kak..

begitu banyak nikmat-Mu hari ini..
banyak yang ingin diceritakan,,tapi untuk kali ini segini dulu yak..

sekian dan terima kasih ^^

Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home